← Kembali ke daftar berita

April 2026

Polda Bali Resmikan Kantor Polisi Pariwisata Berteknologi Face Recognition di Kuta

Kapolda Bali meresmikan Bali Tourism Police Station di Kuta pada Februari 2026 sebagai pilot project pengamanan pariwisata berbasis teknologi pertama di Indonesia. Kantor ini dilengkapi teknologi Face Recognition terintegrasi CCTV dan bodycam untuk memperkuat keamanan wisatawan mancanegara dan domestik.

Terobosan Keamanan Pariwisata Bali

Kepolisian Daerah (Polda) Bali meresmikan Bali Tourism Police Station sebagai pusat komando Polisi Pariwisata, Jumat (6/2). Fasilitas tersebut menjadi pilot project sistem pengamanan pariwisata berbasis teknologi di Indonesia.

Kantor Polisi Pariwisata Bali (Bali Tourism Police Station) beralamat di Jalan Raya Kuta Nomor 141, Kuta, Badung. Peresmian dipimpin langsung Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. M.H. Ritonga, didampingi Kapolda Bali Irjen Pol.Daniel Adityajaya.Serta dihadiri pemangku kepentingan sektor pariwisata di Bali.

Teknologi Face Recognition untuk Keamanan Wisatawan

Dirancang sebagai pusat kendali pengamanan kawasan wisata. Dengan dukungan teknologi digital. Salah satunya sistem Face Recognition yang terintegrasi dengan jaringan CCTV dan bodycam personel di lapangan.

Sistem ini terbukti mampu mengidentifikasi wajah seseorang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) secara real-time. Dengan teknologi Face Recognition dan sistem pemantauan seluler, kami memastikan Bali tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Komitmen Polri untuk Pariwisata Berkelanjutan

Irjen Pol. M.H. Ritonga mengatakan pengoperasian Bali Tourism Police Station merupakan bagian dari transformasi Polri menuju organisasi yang modern dan adaptif. Bali merupakan etalase pariwisata Indonesia di mata dunia. Karena itu, sistem pengamanannya harus berbasis teknologi mutakhir gar risiko keamanan dapat dimitigasi secara presisi. Tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan.

The police station is expected to serve as an integrated service center for both tourists and tourism industry workers. Melalui Polisi Pariwisata, Polda Bali ingin memastikan setiap wisatawan merasa aman, nyaman, dan terlindungi selama berada di Pulau Dewata.

Dampak bagi Industri Pariwisata

Ia menambahkan model pengamanan pariwisata tersebut diharapkan dapat diterapkan. Di destinasi wisata prioritas lainnya di Indonesia. Ke depan, pola pengamanan seperti ini akan kami dorong untuk direplikasi di daerah wisata lain.

Ia berharap kantor ini dapat berkembang menjadi sentra pelayanan terpadu yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi wisatawan dan pelaku pariwisata, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan di sektor kepariwisataan.

Artikel ini dirangkum otomatis oleh Claude AI. Bukan pernyataan resmi dari pemerintah atau instansi terkait.